Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, kembali berkolaborasi dengan TRUSTCO Jakarta dalam penyelenggaraan Training Leadership Development Program (LDP) pada 14 November 2022. Program in diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Pejabat Eselon IV di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Nusa Tenggara.

Training Leadership Development Program (LDP) Kanwil DJP Nusa Tenggara tahun 2022 ini, berlangsung secara interaktif via online dan menggunakan beberapa media pembelajaran. Melalui proses belajar tutorial dan partisipatif pada Training ini, diharapkan dapat mendorong peserta untuk lebih aktif mempraktekkan, sehingga pemahaman terhadap materi pelatihan lebih cepat terjadi.
Kegiatan terlebih dahulu dibuka dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars DJP, Pemutaran Video Arahan Direktur Jenderal Pajak, serta Laporan Ketua Panitia. Setelahnya dilanjutkan dengan Sambutan & Pembukaan oleh Kepala Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara, sebelum secara resmi diserahkan pada tim TRUSTCO untuk agenda inti.
Memasuki sesi pertama training, trainer terlebih dahulu melakukan aktivasi kelas dengan materi dinamika kelompok. Di sesi ini, peserta dibagi kedalam beberapa kelompok kecil untuksaling bekerjasama dan mengenal lebih dalam dengan melalukan beberapa simulasi kelompok.
Di akhir sesi dinamika kelompok, peserta diminta terlebih dahulu mengerjakan soal pre test yang sudah disediakan, untuk mengukur pengetahuan awal sebelum training.
Sesuai dengan salah satu tujuan program ini, yaitu peserta diharapkan memiliki kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas Pengambilan Keputusan, maka materi selanjutnya adalah Pengambilan Keputusan (decision making).
Selanjutnya, untuk mewujudkan tujuan training lainnya yaitu agar peserta Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi lintas generasi dengan Timnya untuk pencapaian tujuan Bersama, trainer juga memberikan pelatihan dengan materi Komunikasi Lintas Generasi.
Terakhir, peserta mendapatkan materi Orientasi pada Hasil agar memiliki kompetensi Orientasi dan Komitmen untuk memberikan Pelayanan Publik yang terbaik.
Dalam pembelajaran materi-materi tersebut, digunakan pendekatan Pendidikan Orang Dewasa dimana peserta tidak dianggap sebagai murid sekolah yang tidak berpengetahuan, melainkan diperlakukan sebagai orang dewasa yang telah mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman.

Melalui proses belajar dan mengajar yang partisipatif tersebut, mendorong peserta menjadi lebih aktif sehingga pemahaman terhadap materi pelatihan lebih cepat terjadi.

