Training Kepemimpinan Mahasiswa

Training Kepemimpinan Mahasiswa AMN Unsrat

Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) bersama mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado angkatan 2024 dan 2025 menyelenggarakan Training Kepemimpinan Mahasiswa di Manado Tateli Resort and Convention. Program ini digelar dalam dua gelombang: Batch 1 (angkatan 2024) pada 5–7 November 2025 dan Batch 2 (angkatan 2025) pada 7–8 November 2025, dirancang untuk menumbuhkan persatuan, memperkuat persaudaraan lintas angkatan, sekaligus membekali keterampilan memimpin yang relevan dengan tantangan kampus dan masyarakat. Kegiatan ini bekerjasama dengan TRUSTCO Jakarta sebagai tim trainer dan juga fasilitator.

Training Kepemimpinan Mahasiswa Training Kepemimpinan Mahasiswa

Training Kepemimpinan Mahasiswa AMN Unsrat. Secara sederhana: hari pertama menyiapkan mindset, hari kedua menguji skillset. Pada sesi indoor, peserta mendapat materi inti kepemimpinan—mulai dari pemahaman peran pemimpin, etika dan integritas, komunikasi persuasif, hingga goal setting dan pengelolaan aksi (execution discipline). Modul “membangun jiwa sosial” menekankan empati, pelayanan publik, dan kepekaan terhadap isu daerah; sementara “motivasi berprestasi” mengurai cara menetapkan target akademik/organisasi, merancang kebiasaan harian, dan memonitor kemajuan dengan indikator yang terukur.

Hari kedua beralih ke outbound: simulasi kolaborasi, problem-solving berbasis skenario, time-pressured decision making, serta tantangan lintas-pos yang menuntut koordinasi, keberanian mengambil risiko terukur, dan akuntabilitas tim. Di sinilah teori diuji: peserta belajar cepat menyelaraskan peran, membangun kepercayaan, dan merespons perubahan sambil menjaga keselamatan serta sportivitas.

Mengapa penting? Karena kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan kemampuan memengaruhi arah dan kualitas kerja bersama. Lewat Training Kepemimpinan Mahasiswa ini, peserta mempraktikkan tiga kompetensi kunci: (1) karakter—integritas, disiplin, tanggung jawab; (2) kapabilitas—komunikasi, negosiasi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan; (3) konektivitas—jejaring lintas angkatan dan budaya, yang memperkuat ekosistem kolaborasi AMN–Unsrat.

Output yang diharapkan konkret: rencana aksi pribadi (personal leadership plan), komitmen proyek sosial mini di kampus/komunitas, serta peer-support system untuk menjaga konsistensi. Dengan begitu, energi kebersamaan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi berlanjut dalam karya yang berdampak.

Singkatnya: bersatu dalam visi, terampil dalam eksekusi, dan berkarakter dalam layanan—itulah ruh Training Kepemimpinan Mahasiswa AMN Unsrat 2025. Dari Tateli, Manado, lahir gelombang pemimpin muda yang siap bergerak, cerdas, dan berintegritas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *