Staff pelayanan Pusat Pendidikan & Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Administrasi Kementerian Agama, mengikuti Program Pengembangan Kompetensi Pegawai pada 29-23 Juli 2024. Program ini berlangsung di Dieng, Wonosobo, dan difasilitasi oleh tim trainer dan fasilitator dari TRUSTCO.

Pengembangan Kompetensi pegawai pelayanan Pusdiklat Tenaga Administrasi Kemenag ini berlangsung secara indoor dan outdoor. Di sesi indoor, hadir Bapak Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Kemenag RI yang menyampaikan materi, juga trainer dari TRUSTCO yang memberikan materi khusus untuk internalisasi corporate value Ber-AKHLAK.
Sesi ini menggunakan metode pembelajaran interaktif antara trainer dengan peserta ataupun antara peserta dengan peserta yang lain. Sehingga diharapkan terjadi proses pemahaman yang mendalam dan saling memperkaya wawasan.
Untuk menciptakan iklim yang dialogis tersebut, digunakan pendekatan Pendidikan Orang Dewasa dimana peserta tidak dianggap sebagai murid sekolah yang tidak berpengetahuan, melainkan diperlakukan sebagai orang dewasa yang telah mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman.
Di sesi outdoor, para peserta mendapatkan pengalaman belajar di luar ruangan, yang dilakukan dalam bentuk Amazing Race. Sesi ini bertujuan untuk Team Building diantara para peserta.
Sebelum kegiatan dimulai, para peserta dibagi kedalam beberapa kelompok dan diminta untuk menunjuk siapa yang akan menjadi leader bagi kelompoknya masing-masing. Lalu, setiap kelompok diberikan tugas dan tantangan untuk diselesaikan Bersama secara cepat dan tepat.
Tak hanya menyelesaikan tantangan yang diberikan, terlebih dahulu para peserta harus memecahkan clue atau petunjuk yang diberikan. Disinilah terjadi proses pembentukan tim secara alami, serta melatih Kerjasama, komunikasi dan mencapai tujuan Bersama.
Memanfaatkan beberapa titik wisata yang ada di Dieng, Wonosobo, membuat The Amazing Race ini menjadi pengalaman yang seru dan menjanjikan. Setiap kelompok memiliki misinya masing-masing, dan harus berlomba dengan kelompok lain untuk The Best Team.
Setiap clue atau petunjuk yang berhasil dipecahkan, berarti ada misi yang harus dikerjakan dan dilaporkan. Setelah itu, Kembali memutar otak untuk memecahkan clue selanjutnya dan mengatur strategi untuk menjalankan misinya.
Tentunya ini menjadi Experential Learning bagi para peserta. Dimana mereka belajar langsung dari pengalaman, yang bertujuan untuk mendapatkan insight dan inkubasi gagasan yang lebih matang dari setiap aktivitas yang dilakukan.

