Lanjutan artikel Masih bingung bagaimana cara terbaik menyelenggarakan training? Belajar tentang ‘Training Cycle’ dulu, Yuk! (bagian I)
4. Menyampaikan pelatihan (deliver training)
Tahap penyampaian pelatihan adalah disaat peserta mengikuti sesi pelatihan sesuai dengan metode yang sudah ditentukan sebelumnya. Pelatihan atau training yang bagus adalah yang mampu membuat peserta aktif dalam proses pembelajarannya serta mampu mengaplikasikan pengetahuan serta kemampuan baru yang didapatkannya. Dalam tahap ini, penting pula trainer memberikan waktu bagi peserta merefleksikan hasil belajarnya.
5. Implementasi hasil belajar (apply learning)
Setelah kegiatan pelatihan selesai dilangsungkan, para peserta harus diberikan waktu dan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatnya dalam sebuah praktek kerja. Tahap ini penting apabila perubahan yang real diinginkan dari program pelatihan tersebut. Tahap ini idealnya tidak berjangka lama dari usainya pelatihan, karena pengetahuan atau skill baru efektif untuk diaplikasikan saat informasinya masih fresh di dalam otak para peserta.
Dan jangan lupa menugaskan supervisor untuk memantau para peserta dalam pengaplikasian ilmu dan kemampuan barunya. Supervisor bertugas untuk memberikan feedback dalam tahap ini.
6. Evaluasi pelatihan (evaluate program)
Tahapan terakhir sebelum Anda mengulang lagi dari tahapan pertama, yaitu tahap evaluasi. Tahap ini penting karena jika anda tidak mengevaluasi dampak dari sebuah training, maka anda tidak akan mengetahui training mana yang betul-betul berdampak dan efektif.
Evaluasi pelatihan berisi seputar pemahaman peserta serta efektivitas pelaksanaan pelatihan. Cara yang paling banyak dilakukan untuk melakukan evaluasi training ini adalah dengan memberikan lembar evaluasi kepada para peserta di akhir kegiatan yang berisi pertanyaan tentang pemahaman mereka, penilaian mereka terhadap trainer serta feedback.
Evaluasi pelatihan ini penting untuk mengukur apakah training beserta kontennya berhasil membantu peserta mencapai tujuan pembelajarannya atau tidak. Ada baiknya evaluasi ini dilangsung dua kali, yaitu saat selesai penyampaian training dan setelah peserta mengaplikasikan ilmu yang didapat setelah sesi training dalam pekerjaannya.
