Minggu (14/01) TRUSTCO Jakarta Kembali mengadakan Webinar Capacity Building yang bertemakan “Upgrading kompetensi dan kontribusi diri dan tim”. Webinar ini bertujuan untuk mencapai sukses dalam pengembangan diri dan meningkatkan kinerja tim. Hadir sebagai pemateri dalam webinar kali ini adalah M.Apud Kusaeri, S.Pd, M.Si., Direktur dan juga trainer LMT TRUSTCO Jakarta.

Webinar Capacity Building bertemakan “Upgrading kompetensi dan kontribusi diri dan tim” ini, diikuti oleh kurang lebih 80 orang peserta. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai macam latar belakang seperti guru, dosen, ASN, dokter, manajer rumah sakit, relawan, dan lainnya. Para peserta hadir dengan motivasi yang sama yaitu mengambil langkah pertama menuju pengembangan diri dan kemajuan timnya.
Webinar dibuka oleh MC dengan terlebih dahulu dengan ice breaking untuk mencairkan suasanan dan dilanjutkan dengan memperkenalkan narasumber secara singkat. Lalu masuk ke agenda inti yaitu materi webinar oleh narasumber.
Dalam sesinya, Apud mengawali dengan perkenalan diri lebih lanjut, karena tak kenal maka kenalan. Selanjutnya, narasumber menyampaikan sekilas bagaimana kegiatan capacity building biasa dilakukan terutama apabila berlansung secara in-house training.
Materi dalam Webinar Capacity Building ini sendiri dibagi kedalam tiga bagian, yaitu Improving Competencies, Optimize Contribution dan From Superman to Superteam. Dalam bagian materi yang pertama, narasumber menyampaikan bahwa akar dari kemanfaatan diri adalah kompetensi yang unggul serta kontribusi yang optimal.
Ada beberapa cara untuk Improving Competencies demi mencapai kompetensi yang unggul. Diantaranya adalah punya semangat belajar dan motivasi mencari ilmu yang tinggi. Masing-masing pribadi bisa berbeda cara mendapatkannya. Narasumber menyampaikan beberapa studi kasus tokoh yang sukses untuk terus mengembangkan kompetensinya berangkat dari hal tersebut.
Beliau juga membahas seputar TOP TEN SKILLS of 2025 serta cara belajar di era digital saat ini. Dimana banyak sekali sumber dari internet yang dapat menunjang pembelajaran kita dengan metode Heutagogi, demi terjadinya Improving Competencies.
Di bagian materi selanjutnya dalam Optimize Contribution, narasumber menyampaikan bahwa sebuah kaidah bahwa Respect Jauh Lebih Utama Dibanding Perfect. Hal ini terkait dalam hal keberjalanan sebuah organisasi, institusi ataupun Perusahaan, memiliki komitmen pelayanan yang paripurna dan mendapatkan respect dari mereka yang kita layani adalah tanda tercapainya kontribusi yang optimal dari seseorang atau pribadi.
Terakhir dalam bagian materi From Superman to Superteam, narasumber menyampaikan bahwa masalah dasar yang sering muncul dalam tim adalah egoisme. Namun hal ini adalah keniscayaan dalam proses pembentukan tim Dimana prosesnya yaitu Forming-Storming-Norming-Performing. Tim yang berhasil melalui fase badai atau Storming, maka akan mencapai satu asa satu tujuan dalam Norming dan mencapai Peak Performance di fase Performingnya.
Di penutup webinar, narasumber menyampaikan sebuah Quote atau nasihat yang berbunyi: “Ilmu itu ialah mengenal dan beramal. Pelajarilah semua ilmu yang Kamu sukai, tetapi ingatlah bahwa Allah tak akan memberi manfaat dari ilmu itu sebelum engkau mengamalkannya.”

