Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan TRUSTCO Jakarta, menyelenggarakan Pelatihan Kepimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LVII pada Selasa-Rabu, 4&5 Juli 2023. PKN Tingkat I Angkatan 57 ini diikuti oleh kurang lebih 35 peserta, yang berasal berbagai instansi pemerintahan. Para peserta merupakan pejabat yang telah atau akan menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Eselon 1) di masing-masing intansinya.

PKN Tingkat I Angkatan 57 ini diawali dengan sesi Building Learning Commitment. Para peserta diajak untuk membangun motivasi belajar dan semangat kebersamaan untuk sukses Bersama.
Di sesi selanjutnya, peserta diajak juga untuk saling lebih mengenal satu sama lain dan menceritakan apa yang menjadi harapannya dalam mengikuti PKN Tingkat I ini.
Di hari kedua, kegiatan dibuka dengan senam pagi Bersama agar para peserta siap menjalani kegiatan di hari kedua yang Outdoor Learning Experience (OLE). Pelatihan di hari kedua ini, dilakukan diluar ruangan atau secara outdoor, dan memanfaatkan metode game based learning.
Di awal, peserta terlebih dahulu dibagi kedalam beberapa kelompok untuk nantinya bekerjasama dalam game team building. Tim fasilitator telah mendesain secara khusus game-game team building untuk para peserta, demi tercapainya tujuan sukses Bersama.
Game team building pertama, yaitu snake puzzle. Dimana para peserta ditantang untuk bergerak seirama dalam lingkaran seutas tali, dan mengumpulkan serta Menyusun puzzle kelompoknya. Dari game ini, peserta belajar untuk bekerjasama, kompak dan khususnya saling menghargai satu sama lain.
Di game team building selanjutnya, para peserta ditantang untuk kembali bekerjasama dalam game magic stick. Dimana masing-masing kelompok harus secara kompak menurunkan sebuah ‘tongkat ajaib’ yang ternyata tidak semudah seperti yang terlihat.
Di game inilah mulai timbul storming atau perbedaan pendapat dalam kelompok, tentang bagaimana caranya untuk dapat menurunkan tongkat tersebut sesuai aturan yang berlaku . Figur ketua kelompok sangat dibutuhkan disini untuk hadir sebagai penengah, dan menjadi penentu strategi.
Memasuki game team building yang selanjutnya yaitu Maze, di game ini para kelompok peserta kembali bekerjasama untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan. Tak mudah untuk menyelesaikan game ini, tanpa adanya fokus tim serta kerjasama yang apik.
Sampailah di game pamungkas yang ditunggu-tunggu, yaitu Final Project. Di tantangan terakhir ini, peserta harus mengerahkan kemampuan mengatur strategi secara kelompok, Kerjasama dan komunikasi yang apik serta kecekatan untuk bisa melaksanakan intruksi yang diberikan yaitu menyalakan sebuah obor api dengan rintangan yang bertubi-tubi.
Tentunya kegiatan 2 hari ini memberikan banyak pembelajaran baru bagi para peserta yang merupakan calon leader. Harapan kedepan mampu saling berkolaborasi. Karena para peserta adalah orang-orang penting dari masing-masing instansinya, sehingga diharapkan dapat saling kolaborasi baik secara pribadi maupun instansi.

