Sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia, Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama mengadakan kegiatan Capacity Building pada 26–29 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan pimpinan Pusbangkom MKMB, bertempat di Wisma Ciloto Kemenag RI.

Eco-theology adalah studi tentang hubungan antara agama atau spiritualitas dengan lingkungan dan alam. Melalui pendekatan Eco-Theology, peserta Capacity Building Pusbangkom MKMB diajak merefleksikan hubungan antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi pengembangan karakter.
Dengan mengusung tema “Rumah Kita Sendiri”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat kebersamaan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap aset penting seperti Wisma Ciloto dan Tugu, yang kini berada di bawah pengelolaan Pusbangkom MKMB.
Kegiatan ini dirancang dalam dua bentuk utama: sesi pembekalan materi dan kegiatan luar ruangan. Materi disampaikan oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag RI, serta trainer dari Trustco Indonesia yang menghadirkan perspektif inspiratif tentang kepemimpinan dan kolaborasi berlandaskan nilai keagamaan.
Sesi luar ruang yang dilaksanakan di kawasan Taman Hutan Raya Cibodas dikemas dalam bentuk amazing race, berisi games dan tantangan yang dirancang untuk memperkuat kerja sama tim, ketahanan mental, serta kepedulian terhadap lingkungan. Peserta diajak menyelesaikan berbagai misi yang menekankan nilai kolaborasi dan tanggung jawab bersama.
Kegiatan Capacity Building ini terbukti membangun motivasi dan semangat baru di kalangan pegawai. Tidak hanya sekadar kegiatan tahunan, program ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan komitmen dalam mengembangkan organisasi berbasis nilai spiritual dan kepedulian ekologis. Diharapkan, semangat yang tumbuh dalam kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam setiap aktivitas di lingkungan kerja Pusbangkom MKMB.
Kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi diri bagi setiap peserta untuk menilai kontribusinya terhadap lembaga dan lingkungan sekitar. Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, Capacity Building ini berhasil mempererat hubungan antarsesama pegawai, membangun semangat kolektif, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan organisasi dan alam.

